Senin, 09 Januari 2012

Bunyi Beep Pada PC

TULISAN PENGANTAR. TEKNOLOGI INTERNET & NEW MEDIA
"BUNYI BEEP DI PC"
Disusun oleh :
Imam Setyaji
58411330
2IA25 
TEKNIK INFORMATIKA 
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012

KATA PENGANTAR

        Puji dan sukur saya panjatkan kehadirat ALLAh SWT, selawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada Nabi kita MUHAMMAD SAW. Berkat rahmat dan hidayah-Nya tulisan yg berjudul "BUNYI bEEP DI PC" ini dapat diselesaikan dengan sebaiknya. Penulisan ini sebagai salah satu tulisan dan melengkapi nilai pada mata kuliah tsb juga bertujuan untuk lebih memantapkan pemahaman dari teori yg telah didapatkan khususnya mengenai materi yg diberikan dosen.
         Penulis menyadari tulisan ini mungkin masih jauh dari kesempurnaan oleh karena intu kritik dan saran yg sifatnya membangun sangat dharapkan. Mudah-mudahan tugas tulisan ini bermanfaa bagia semua pembaca khususnya diri penulis.



 Arti Bunyi BEEP di PC Kamu, dulu sih waktu saya masih menuntut ilmu di Sekolah Menengan Kejuruan lebih dikenal dengan SMK saya pernah belajar ilmu seperti ini.. sekarang saya mau berbagi sedikit info untuk teman teman semua,

Mungkin teman teman semua sering mengalami atau mungkin mendengar Bunyi BEEP pada bios di PC. Sebenarnya bunyi itu merupakan suatu pesan yang disampaikan oleh bios/PC untuk menunjukkan suatu kesalahan pada hardware pc teman teman.
Disini saya akan coba memberikan tanda-tanda ataupun keterangan mengenai bunyi BEEP tersebut yang pernah saya pelajari dan saya tahu. Namun sebelumnya, harap dipastikan tipe dari bios PC kalian.



AMI-BIOS

TANPA ADA BUNYI
SAMA SEKALI
Jika tidak terdengar bunyi sama sekali pada BIOS, berarti ada 3 kemungkinan masalah yang sedang dihadapi PC Pertama-tama coba periksa power supply komputer apakah berfungsi dengan baik atau tidak. Kalau memang tidak ada tegangan sama sekali yang masuk, berarti masalah memang ada pada komponen tersebut. Kemungkinan kedua adalah motherboard yang “rewel”. Periksa apakah motherboard yang di pakai memang masih berfungsi bagus. Kemungkinan ketiga adalah speaker internal yang tidak baik atau memang speaker tersebut tidak terpasang pada jack yang sesuai.

Beep 1x
    RAM rusak atau tidak terpasang dengan benar.
Beep 6x     Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau tidak terpasang dengan benar
Beep 8x
    Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar pada slot.
Beep 11x
    Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard.

Award-BIOS

Beep 1x panjang terus menerus
    RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar.
Beep 1x panjang, 1x pendek     Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
Beep 1x panjang, 2x pendek
    Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 3x pendek
    Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 9x pendek     Ada masalah dengan Bios / Bios rusak
Beep pendek Tak terputus
    Ada masalah dengan penerimaan tegangan (power)

Phoenix-BIOS

Beep 1x-1x-4x
    BIOS mengalami kerusakan.
Beep 1x-2x-1x
    Motherboard rusak.
Beep 1x-3x-1x
    Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar.
Beep 3x-1x-1x
    Motherboard rusak
Beep 3x-3x-4x
    Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar.

kalo ternyata yang bermasalah adalah RAM (memori) maka cabutlah memori RAM dan pasang lagi (apabila cara meletakkan RAM sebelumnya kurang baik atau tidak pas atau bergeser karena komputer dipindah-pindah). Perlakuan yang sama juga dapat dilakukan pada graphic card (kartu VGA). Jika masalah terdapat pada RAM, maka belum tentu RAM tersebut rusak, bisa saja hanya kotor saja. Untuk mengatasinya, silahkan cabut RAM tersebut, bersihkan pin RAM tersebut dengan penghapus. Kemudian bersihkan juga slot RAM tersebut dengan kuas. Setelah semuanya bersih, silahkan coba pasang kembali, biasanya akan kembali normal jika kesalahan terjadi hanya karena PIN atau slot RAM yang kotor. Apabila setelah memperbaiki letak periferal (RAM dan kartu VGA) tetapi bunyi beep masih berbunyi juga, kemungkinan besar periferal tersebut mengalami kerusakkan, maka bisa dicoba dengan periferal lainnya, kalo udah dicoba semua tapi tetep bunyi juga, terpaksa lempar dan ganti yang baru ^_^



                                                                                                          Referensi : bunyi beep pada PC

Minggu, 27 November 2011

MASYARAKAT PERKOTAAN DAN PEDESAAN

MASYARAKAT PERKOTAAN DAN PEDESAAN
       I.           
I.             I.      MASYARAKAT PERKOTAAN
Masyarakat perkotaan sering disebut urban community . Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta cirri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.
Ada beberap cirri pada masyarakat kota yaitu :
1.      kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa
2.      orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu. Di kota – kota kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan , sebab perbedaan kepentingan paham politik , perbedaan agama dan sebagainya .
3.      Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan , menyebabkan bahwa interaksi – interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada factor kepentingan daripada factor pribadi.
4.      pembagian kerja di antra warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata
5.      kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa
6.      interaksi yang terjai lebih banyak terjadi berdasarkan pada factor kepentingan daripaa factor pribadi
7.      pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu
8.      perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.



       I.                 II.          MASYARAKAT PEDESAAN
Masyarakat pedesaan selalu memiliki ciri-ciri atau dalam hidup bermasyarakat, yang biasanya tampak dalam perilaku keseharian mereka. Pada situasi dan kondisi tertentu, sebagian karakteristik dapat digeneralisasikan pada kehidupan masyarakat desa di Jawa. Namun demikian, dengan adanya perubahan sosial religius dan perkembangan era informasi dan teknologi, terkadang sebagian karakteristik tersebut sudah “tidak berlaku”. Masyarakat pedesaan juga ditandai dengan pemilikan ikatan perasaan batin yang kuat sesama warga desa, yaitu perasaan setiap warga/anggota masyarakat yagn amat kuat yang hakekatnya, bahwa seseorang merasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dimanapun ia hidup dicintainya serta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban setiap waktu demi masyarakatnya atau anggota-anggota masyarakat, karena beranggapan sama-sama sebgai masyarakat yang saling mencintai saling menghormati, mempunyai hak tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dan kebahagiaan bersama di dalam masyarakat.
 

Adapun yang menjadi ciri masyarakat desa antara lain :
  1. Didalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat bila dibandingkan dengan masyarakat pedesaan lainnya di luar batas wilayahnya.
  2. Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan
  3. Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian
  4. Masyarakat tersebut homogen, deperti dalam hal mata pencaharian, agama, adapt istiadat, dan sebagainya
Didalam masyarakat pedesaan kita mengenal berbagai macam gejala, khususnya tentang perbedaan pendapat atau paham yang sebenarnya hal ini merupakan sebab-sebab bahwa di dalam masyarakat pedesaan penuh dengan ketegangan –ketegangan sosial. Gejala-gejala sosial yang sering diistilahkan dengan : konflik, kontravers, kompetisi.

       I.            III.    PERBEDAAN MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN
  1. Lingkungan Umum dan Orientasi Terhadap Alam, Masyarakat perdesaan berhubungan kuat dengan alam, karena lokasi geografisnyadi daerah desa. Penduduk yang tinggal di desa akan banyak ditentukan oleh kepercayaan dan hukum alam. Berbeda dengan penduduk yang tinggal di kota yang kehidupannya “bebas” dari realitas alam.
  2. Pekerjaan atau Mata Pencaharian, Pada umumnya mata pencaharian di dearah perdesaan adalah bertani tapi tak sedikit juga yg bermata pencaharian berdagang, sebab beberapa daerah pertanian tidak lepas dari kegiatan usaha.
  3. Ukuran Komunitas, Komunitas perdesaan biasanya lebih kecil dari komunitas perkotaan.
  4. Kepadatan Penduduk, Penduduk desa kepadatannya lbih rendah bila dibandingkan dgn kepadatan penduduk kota,kepadatan penduduk suatu komunitas kenaikannya berhubungan dgn klasifikasi dari kota itu sendiri.
  5. Homogenitas dan Heterogenitas, Homogenitas atau persamaan ciri-ciri sosial dan psikologis, bahasa, kepercayaan, adat-istiadat, dan perilaku nampak pada masyarakat perdesa bila dibandingkan dengan masyarakat perkotaan. Di kota sebaliknya penduduknya heterogen, terdiri dari orang-orang dgn macam-macam perilaku, dan juga bahasa, penduduk di kota lebih heterogen.
  6. Diferensiasi Sosial, Keadaan heterogen dari penduduk kota berindikasi pentingnya derajat yg tinggi di dlm diferensiasi Sosial. 
                                                            Sumber : http//www.wikipedia.org

PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT

PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT


Pelapisan Sosial adalah penggolongan atau pengelompokkan tiap individu atau orang per orangan dalam kelas-kelas tertentu atau tingkatan-tingkatan tertentu guna untuk membedakan derajat tiap individu atau orang per orangan, biasanya dibedakan beradasarkan garis keturunan, kekayaan, kekuasaan, pengetahuan, dan lain-lain.





       I.            PELAPISAN SOSIAL CIRI TETAP KELOMPOK SOSIAL :
Di dalam organisasi masyarakat primitive pun sebelum mengenal tulisan, pelapisan masyarakat itu sudah ada. Hal ini terwujud berbagai bentuk sebagai berikut :
1. adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan  hak dan kewajiban.
2. adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiliki hak-hak istimewa.
3. adanya pemimpin yang saling berpengaruh.
4. adanya orangorang yang dikecilkan diluar kasta dan orang yang diluar perlindungan hukum (cutlawmen).
5. adanya pembagian kerja didalam suku itu sendiri.
6. adanya pembedaan standar ekonomi dan didalam ketidakstabilan ekonomi itu.

   
       I.            PELAPISAN SOSIAL TERTUTUP
 Adalah system atau aturan yang dimana tiap individu atau anggota dari komunitas tersebut tidak dapat atau sulit mengubah atau mengangkat derajat kehidupannya, contohnya kaum miskin harus tetap miskin dan yang kaya atau dihormati harus tetap dihormati seperti brahmana (tinggkat tertinggi dalam kasta india) disini dijelaskan bahwa kedudukan seseorang  atau individu itu sendiri didapat melalui pemberian tuhan atau memang telah menjadi takdirnya. Hal ini berlaku kecuali seseorang atau individu tersebut medapatkan hak hak istimewa seperti mendapatkan gelar dari raja, mendapatkan kekuasan dari raja arau mendapatkan gelar kebangsawaan dari raja dll.

    II.             PELAPISAN SOSIAL TERBUKA

Pelapisan ini bersifat dinamis berarti bergerak yang dimaksudkan adalah dimana sesuatu atau pelapisan itu bisa berubah mengikuti waktu atau keadaan. Dalam system atau aturan ini tiap individu atau anggota dari komunitas tersebut  dapat  mengubah atau mengangkat derajat kehidupannya dengan berbagai cara, contohnya sesorang yang memiliki tingkatan kekayaan rendah berkerja keras menambah kekayaan nya dan akhirnya dia menjadi seseorang yang kaya raya disini tingkat derajat orang tersebut telah naik dari miskin menjadi kaya. Bisa juga sebaliknya seperti seseorang yang kaya raya atau dari golongan atas menjadi miskin karena tidak mamu mengolah kekayaannya. Sistem yang demikian dapat kita temui didalam masyarakat Indonesia. Setiap orang diberi kesempatan untuk menduduki segala jabatan bila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu. Tetapi disamping itu, orang juga dapat turun dari jabatannya bila dia tidak mampu mempertahankannya.
Status (kedudukan)yang diperoleh berdasarkan atas usaha sendiri disebut “Archieve status”.
                          
                                                                                 Sumber : http://www.wikipedia.org